Minggu, 07 April 2013

Filsafat Ilmu Akupunktur



1. pengertian akupunktur


ilmu akupunktur merupakan ilmu pengobatan yang berasal dari negara China dan telah dikenal sejak 4000-5000 tahun yang lalu. menurut buku Huang Ti Nei Ching (The Yellow Emperror's Classic of Internal Medicine) ilmu ini mulai berkembang sejak zaman batu, dimana digunakan jarum batu untuk menyembuhkan penyakit. kasus yang dicontohkan didalam buku tersebut adalah penyembuhan abses dengan penusukan jarum batu.
akupunktur berasal dari kata Acus = jarum dan Punture = tusuk, dalam bahasa Cina disebut sebagai Cen Jiu. menurut buku Huang Ti Nei Ching (The Yellow Emperror's Classic of Internal Medicine) diketahui cara deteksi penyakit dan cara terapi penyakit berdasarkan kehidupan yang seimbang, antara makrokosmos dan mikrokosmos. 

2. Indikasi Terapi Akupunktur

WHO menetapkan indikasi pengobatan akupunktur sebagai berikut :

  • Saluran napas ; pelbagai radang yang ditujukan untuk mengatasi kondisi alergi dan meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Mata ; kelainan mata yang bersifat radang dan fungsional otot serta refraksi.
  • Mulut ; untuk penanggulangan nyeri dalam pencabutan dan peradangan kronis.
  • Saluran makanan dan lambung ; pelbagai kelainan fungsional yaitu otot, ekskresi asam lambung, nyeri dan keradangan.
  • Saraf, otot, dan tulang ; yaitu problem nyeri, kelemahan dan kelumpuhan serta keradangan persendian.

3. Kontra indikasi Terapi Akupunktur

WHO juga menetapkan kontra indikasi pengobatan akupunktur sebagai berikut :

  • Penderita dalam keadaan hamil
  • Penderita memakai pacu jantung
  • Menusuk dekat daerah tumor ganas
  • Menusuk pada kulit yang sedang meradang

4. Teknik Akupunktur

Meskipun kata akupunktur yang berarti tusuk jarum, tetapi karena terbukti bahwa titik  – titik akupunktur yang merupakan reseptor di permukaan tubuh daapt dirangsang dengan berbagai macam cara, asal berupa energi, maka dapat berkembang juga teknik rangsangan pada titik akupunktur ini. Berbagai macam cara itu adalah :
a. Elektroakupunktur                         : rangsangan titik akupunktur menggunakan listrik
b. Laserakupunktur                           : rangsangan titik akupunktur menggunakan laser
c. Sonoakupunktur                            : rangsangan titik akupunktur menggunakan suara
d. Aquaakupunktur                            : rangsangan titik akupunktur dengan injeksi
e. Dry Needling Akupunktur             : penerapan akupunktur dengan  jarum suntik
f.  Akupresur                                       : rangsangan titik akupunktur menggunakan jari

4. Teori – teori dalam Akupunktur

a. Yin Yang : Konsep ini menyatakan bahwa segala sesuatu di Alam ini terdiri dari dua unsur yang saling bertentangan, tetapi membentuk suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dan saling mempengaruhi. Tidak terbentuk Yin bila tidak ada Yang dan sebaliknya tidak terbentuk Yang bila tidak ada Yin.
b.  Lima Unsur : Konsep ini menyatakan bahwa segala sesuatu yang di alam ini terbentuk dari lima unsur dasar yaitu kayu, api, tanah, logam dan air. Kelima unsur ini dapat dikaitkan dalam tubuh manusia terutama organ dalam manusia. Dalam TCM, organ Hati dan Kandung Empedu disimbolkan Kayu, organ Jantung, Pericardium, Usus Kecil dan Sanjiao disimbolkan Api, organ Limpa dan Lambung disimbolkan Tanah, organ Paru dan Usus Besar disimbolkan

Logam, dan organ Ginjal serta Kandung Kemih disimbolkan Air. Unsur – unsur ini saling berinteraksi fisiologis (membentuk/menghidupi) dan patologis (memangkas/menindas) dengan unsur yang lain.
c. Meridian : Berasal dari kata Jing Luo, terdiri atas kata Jing Mai (saluran) dan Luo Mai (kolateral). Jing Mai merupakan bagian dari meridian yang berjalan membujur menghubungkan atas dan bawah, serta luar dalam. Luo Mai yang berarti jala, berjalan melintang  dan menyebar ke seluruh tubuh membentuk suatu jaringan. Dalam terapi akupunktur, meridian yang digunakan adalah 12 meridian umum dan 8 meridian istimewa. Dua belas meridian umum terkait dengan organ Zang Fu (organ dalam seperti Paru, hati dll) sedangkan 8 meridian istimewa tidak terkait dengan organ Zang Fu.
Fungsi meridian : menyalurkan Qi (energ) dan darah, menghubungkan atas dan bawah, kanan kiri, muka dan belakang, luar dan dalam, organ Zang dan Fu dengan seluruh jaringan tubuh dari kulit, tendon, otot hingga tulang yang tersusun dalam sebuah sistem melintang dan membujur.
d. Fenomena Organ : Di dalam TCM juga mengenal adanya organ – organ dalam. Fungsi dari masing  – masing organ saling berkaitan, dengan panca indera, jaringan tubuh, keadaan mental seperti perasaan, pikiran dan emosi. Dalam TCM, organ – organ tubuh dibagi menjadi dua bagian yaitu organ Padat atau Zang atau YIN dan organ berongga atau Fu atau YANG.

1. Yang termasuk organ Padat atau Zang atau YIN adalah

  • Paru
  • Limpa
  • Jantung
  • Ginjal
  • Pericardium (selaput jantung.
  • Hati.
2. Yang termasuk organ Berongga atau Fu atau Yang adalah
  • Usus Besar
  • Usus Kecil
  • Kandung Kemih
  • Kandung Empedu
  • Lambung
  • Sanjiao

Fungsi organ Yin : menyimpan hasil penyaringan dan pemurnian yang dilakukan oleh organ Yang. Hasil penyaringan dan pemurnian itu adalah sari hara (Jing), Qi (energy), darah dan cairan tubuh.
Fungsi organ Yang : memproses makanan dan minuman menjadi 4 bahan vital di atas dan mengeluarkan sisa hasil pemurnian berbentuk urin dan tinja dari dalam tubuh.
e. Energi vital dan Cairan tubuh
1. Qi : menurut bahasa berarti energi dan energi dapat menggerakkan materi. Selengkapnya ada di sini.
2.Xue (darah) : dibentuk dari energi vital  (dari orang tua (ovum dan sperma) dan dari transformasi sari hara makanan oleh limpa dan lambung) yang disimpan di Ginjal melalui sumsum tulang untuk memproduksi darah.
3. Jin Ye : adalah makanan dan minuman yang dicerna oleh Limpa dan lambung membentuk cairan yang halus dan lebih pekat kepadatannya.
4. Jing : adalah energi vital. Sumber energi vital ada dua yaitu dari orang tua (Prenatal) dan dari makanan dan minuman (Postnatal).

sumber

Saputra dan Idayanti, 2005. Akupunktur Indonesia. Surabaya : Airlangga University Press.